Bainah Sari Dewi

Belajar Sambil Terus Berdoa

Wednesday, March 07, 2007

Tujuh Indikator Bahagia

Review dari Dz.

Ibnu Abbas ra. adalah salah seorangsahabat Rasulullah SAW yangs angat telaten dalam menjaga danmelayani Rasulullah SAW,dimana ia pernah secara khususdidoakan Rasulullah SAW,selain itu pada usia 9 tahun Ibnu Abbas telah hafalAl-Quran dan telah menjadi imam dimesjid.

Suatu hari iaditanya oleh para Tabi'in (generasisesudah wafatnyaRasulullah SAW) mengenai apa yangdimaksud dengankebahagiaan dunia. Jawab Ibnu Abbasada 7 (tujuh)indikator kebahagiaan dunia, yaitu :

Pertama, Qalbun syakirun atau hatiyang selalu bersyukur.
Memiliki jiwa syukur berarti selalumenerima apa adanya(qona'ah), sehingga tidak ada ambisiyang berlebihan,tidak ada stress, inilah nikmat bagihati yang selalubersyukur. Seorang yang pandaibersyukur sangatlah cerdasmemahami sifat-sifat Allah SWT,sehingga apapun yangdiberikan Allah ia malah terpesonadengan pemberian dankeputusan Allah.

Bila sedang kesulitan maka ia segeraingat sabda Rasulullah SAW yaitu :"Kalau kita sedang sulit perhatikanlahorang yang lebihsulit dari kita". Bila sedang diberikemudahan, ia bersyukur dengan memperbanyak amalibadahnya, kemudianAllah pun akan mengujinya dengankemudahan yang lebihbesar lagi. Bila ia tetap "bandel"dengan terus bersyukurmaka Allah akan mengujinya lagi dengan kemudahan yanglebih besar lagi.
Maka berbahagialah orang yang pandaibersyukur!

Kedua. Al azwaju shalihah, yaitupasangan hidup yangsholeh.

Pasangan hidup yang sholeh akanmenciptakan suasana rumahdan keluarga yang sholeh pula. Diakhirat kelak seorangsuami (sebagai imam keluarga) akandimintapertanggungjawaban dalam mengajakistri dan anaknya kepadakesholehan. Berbahagialah menjadiseorang istri bilamemiliki suami yang sholeh, yang pastiakan bekerja kerasuntuk mengajak istri dan anaknyamenjadi muslim yangsholeh.

Demikian pula seorang istriyang sholeh, akanmemiliki kesabaran dan keikhlasan yangluar biasa dalammelayani suaminya, walau seberapaburuknya kelakuansuaminya. Maka berbahagialah menjadiseorang suami yangmemiliki seorang istri yang sholeh.

Ketiga, al auladun abrar, yaitu anak yang soleh.

Saat Rasulullah SAW lagi thawaf.Rasulullah SAW bertemudengan seorang anak muda yangpundaknya lecet-lecet.Setelah selesai thawaf Rasulullah SAWbertanya kepada anakmuda itu : "Kenapa pundakmu itu ?"Jawab anak muda itu :"Ya Rasulullah, saya dari Yaman, sayamempunyai seorangibu yang sudah udzur. Saya sangatmencintai dia dan sayatidak pernah melepaskan dia. Saya melepaskan ibu saya hanya ketika buang hajat, ketikasholat, atau ketikaistirahat, selain itu sisanya sayaselalu menggendongnya" .

Lalu anak muda itu bertanya: " Ya Rasulullah, apakah akusudah termasuk kedalam orang yangsudah berbakti kepadaorang tua ?"Rasulullah SAW sambil memeluk anakmuda itu dan mengatakan:"Sungguh Allah ridho kepadamu, kamuanak yang soleh, anakyang berbakti, tapi anakku ketahuilah,cinta orangtuamutidak akan terbalaskan olehmu".

Darihadist tersebut kitamendapat gambaran bahwa amal ibadahkita ternyata tidakcukup untuk membalas cinta dankebaikan orang tua kita,namun minimal kita bisa memulainyadengan menjadi anakyang soleh, dimana doa anak yangsholeh kepada orangtuanya dijamin dikabulkan Allah.Berbahagialah kita bilamemiliki anak yang sholeh.

Keempat, albiatu sholihah, yaitu lingkungan yang kondusif untuk iman kita.

Yang dimaksud dengan lingkungan yangkondusif ialah, kitaboleh mengenal siapapun tetapi untukmenjadikannya sebagaisahabat karib kita, haruslah orang-orang yang mempunyainilai tambah terhadap keimanan kita.Dalam sebuahhaditsnya, Rasulullah menganjurkankita untuk selalubergaul dengan orang-orang yangsholeh. Orang-orang yangsholeh akan selalu mengajak kepadakebaikan danmengingatkan kita bila kita berbuat salah.

Orang-orang sholeh adalah orang-orangyang bahagia karenanikmat iman dan nikmat Islam yangselalu terpancar padacahaya wajahnya. Insya Allah cahayatersebut akan ikutmenyinari orang-orang yang adadisekitarnya.Berbahagialah orang-orang yang selaludikelilingi olehorang-orang yang sholeh.Kelima, al malul halal, atau hartayang halal.Paradigma dalam Islam mengenai hartabukanlah banyaknyaharta tetapi halalnya. Ini tidakberarti Islam tidakmenyuruh umatnya untuk kaya.

Dalam riwayat Imam Muslim di dalam babsadaqoh, RasulullahSAW pernah bertemu dengan seorangsahabat yang berdoamengangkat tangan. "Kamu berdoa sudahbagus", kata RasulullahSAW, "Namun sayang makanan, minumandan pakaian dan tempattinggalnya didapat secara haram,bagaimana doanyadikabulkan". Berbahagialah menjadiorang yang hartanyahalal karena doanya sangat mudahdikabulkan Allah.

Hartayang halal juga akan menjauhkan setandari hatinya, makahatinya semakin bersih, suci dankokoh, sehingga memberiketenangan dalam hidupnya. Makaberbahagialah orang-orangyang selalu dengan teliti menjagakehalalan hartanya.

Keenam, Tafakuh fi dien, atau semangatuntuk memahami agama.

Semangat memahami agama diwujudkandalam semangat memahamiilmu-ilmu agama Islam. Semakin iabelajar, maka semakin iaterangsang untuk belajar lebih jauhlagi ilmu mengenai sifat-sifat Allah dan ciptaan-Nya.Allah menjanjikan nikmat bagi umat-Nyayang menuntut ilmu,semakin ia belajar semakin cinta ia kepada agamanya,semakin tinggi cintanya kepada Allahdan rasul-Nya. Cintainilah yang akan memberi cahaya bagi hatinya.

Semangat memahami agama akanmeng "hidup" kan hatinya,hati yang "hidup" adalah hati yangselalu dipenuhi cahayanikmat Islam dan nikmat iman. Makaberbahagialah orangyang penuh semangat memahami ilmuagama Islam.Ketujuh, yaitu umur yang baroqah.

Umur yang baroqah itu artinya umuryang semakin tuasemakin sholeh, yang setiap detiknyadiisi dengan amalibadah. Seseorang yang mengisihidupnya untuk kebahagiaandunia semata, maka hari tuanya akandiisi dengan banyakbernostalgia (berangan-angan) tentangmasa mudanya, iapuncenderung kecewa dengan ketuaannya(post-power syndrome).Disamping itu pikirannya terfokus padabagaimana caranyamenikmati sisa hidupnya, maka iapunsibuk berangan-anganterhadap kenikmatan dunia yang belumia sempat rasakan,hatinya kecewa bila ia tidak mampu menikmati kenikmatanyang diangankannya.

Sedangkan orang yang mengisi umurnya dengan banyak mempersiapkan diri untuk akhirat (melalui amal ibadah) maka semakin tua semakin rindu ia untukbertemu dengan Sang Penciptanya. Harituanya diisi denganbermesraan dengan Sang Maha Pengasih.Tidak ada rasatakutnya untuk meninggalkan dunia ini,bahkan ia penuh harap untuk segera merasakan keindahanalam kehidupanberikutnya seperti yang dijanjikanAllah. Inilah semangat"hidup" orang-orang yang baroqahumurnya, makaberbahagialah orang-orang yang umurnyabaroqah.

Demikianlah pesan-pesan dari IbnuAbbas ra. mengenai 7indikator kebahagiaan dunia.Bagaimana caranya agar kitadikaruniakan Allah ke tujuhbuah indikator kebahagiaan duniatersebut ? Selain usahakeras kita untuk memperbaiki diri,maka mohonlah kepadaAllah SWT dengan sesering dan se-khusyu' mungkin membacadoa `sapu jagat' , yaitu doa yangpaling sering dibacaoleh Rasulullah SAW.
Dimana baris pertama doa tersebut"Rabbanaa aatina fid dun-yaa hasanaw"(yang artinya "YaAllah karuniakanlah aku kebahagiaandunia "), mempunyaimakna bahwa kita sedang meminta kepadaAllah ke tujuhindikator kebahagiaan dunia yangdisebutkan Ibnu Abbas ra,yaitu hati yang selalu syukur,pasangan hidup yang soleh,anak yang soleh, teman-teman ataulingkungan yang soleh,harta yang halal, semangat untukmemahami ajaran agama,dan umur yang baroqah.

Walaupun kita akui sulit mendapatkanketujuh hal itu adadi dalam genggaman kita, setidak-tidaknya kalau kitamendapat sebagian saja sudah patutkita syukuri.Sedangkan mengenai kelanjutan doa sapujagat tersebutyaitu "wa fil aakhirati hasanaw" (yangartinya "dan jugakebahagiaan akhirat"), untukmemperolehnya hanyalah denganrahmat Allah. Kebahagiaan akhirat itubukan surga tetapirahmat Allah, kasih sayang Allah.

Surga itu hanyalah sebagian kecil dari rahmat Allah, kitamasuk surga bukankarena amal soleh kita, tetapi karenarahmat Allah.Amal soleh yang kita lakukan sepanjanghidup kita (walausetiap hari puasa dan sholat malam)tidaklah cukup untukmendapatkan tiket masuk surga. Amalsoleh sesempurnaapapun yang kita lakukan seumur hidupkita tidaklahsebanding dengan nikmat surga yangdijanjikan Allah.Kata Rasulullah SAW, "Amal soleh yangkalian lakukan tidak bisamemasukkan kalian ke surga".

Lalu parasahabat bertanya:"Bagaimana dengan Engkau yaRasulullah ?". JawabRasulullah SAW : "Amal soleh saya punjuga tidak cukup".Lalu para sahabat kembalibertanya : "Kalau begitu denganapa kita masuk surga?". Rasulullah SAWkembali menjawab : "Kitadapat masuk surga hanya karena rahmatdan kebaikan Allahsemata".

Jadi sholat kita, puasa kita, taqarrubkita kepada Allahsebenarnya bukan untuk surga tetapiuntuk mendapatkanrahmat Allah SWT. Dengan rahmat Allahitulah kita mendapatkansurga Allah (Insya Allah, Amiin).---------

Sumber tulisan: ceramah Ustad AamAminudin, Lc. diSapporo, Jepang,

Sunday, March 04, 2007

Titip Ibuku Ya Allah

Titip ibuku"

Nak, bangun... udah adzan subuh. Sarapanmu udah ibu siapin di meja..."
Tradisi ini sudah berlangsung 20 tahun, sejak pertama kali aku bisamengingat.
Kini usiaku sudah kepala 3 dan aku jadi seorang karyawan disebuahPerusahaan Tambang, tapi kebiasaan Ibu tak pernah berubah." Ibu sayang... ga usah repot-repot Bu, aku dan adik-adikku udah dewasa"pintaku pada Ibu pada suatu pagi.

Wajah tua itu langsung berubah. Punketika Ibu mengajakku makan siang di sebuah restoran. Buru-burukukeluarkan uang dan kubayar semuanya. Ingin kubalas jasa Ibu selama inidengan hasil keringatku. Raut sedih itu tak bisa disembunyikan.Kenapa Ibu mudah sekali sedih ? Aku hanya bisa mereka-reka, mungkinsekarang fasenya aku mengalami kesulitan memahami Ibu karena dari sebuahartikel yang kubaca ... orang yang lanjut usia bisa sangat sensitive dancenderung untuk bersikap kanak-kanak ..... tapi entahlah.... Niatkuingin membahagiakan malah membuat Ibu sedih.

Seperti biasa, Ibu tidakakan pernah mengatakan apa-apaSuatu hari kuberanikan diri untuk bertanya," Bu, maafin aku kalau telah menyakiti perasaan Ibu. Apa yang bikin Ibusedih ?"Kutatap sudut-sudut mata Ibu, ada genangan air mata di sana .Terbata-bata Ibu berkata," Tiba-tiba Ibu merasa kalian tidak lagi membutuhkan Ibu. Kalian sudahdewasa, sudah bisa menghidupi diri sendiri.

Ibu tidak boleh lagi menyiapkan sarapan untuk kalian, Ibu tidak bisa lagi jajanin kalian.Semua sudah bisa kalian lakukan sendiri "Ah, Ya Allah, ternyata buat seorang Ibu .. bersusah payah melayaniputra-putrinya adalah sebuah kebahagiaan.Satu hal yang tak pernah kusadari sebelumnya.

Niat membahagiakan bisajadi malah membuat orang tua menjadi sedih karena kita tidak berusahauntuk saling membuka diri melihat arti kebahagiaan dari sudut pandangmasing-masing.Diam-diam aku bermuhasabah. .. Apa yang telah kupersembahkan untuk Ibudalam usiaku sekarang ? Adakah Ibu bahagia dan bangga pada puteraputrinya ? Ketika itu kutanya pada Ibu, Ibu menjawab," Banyak sekali nak kebahagiaan yang telah kalian berikan pada Ibu.Kalian tumbuh sehat dan lucu ketika bayi adalah kebahagiaan .

Kalianberprestasi di sekolah adalah kebanggaan buat Ibu. Kalian berprestasi dipekerjaan adalah kebanggaan buat Ibu . Setelah dewasa, kalian berprilakusebagaimana seharusnya seorang hamba, itu kebahagiaan buat Ibu. Setiapkali binar mata kalian mengisyaratkan kebahagiaan di situlah kebahagiaanorang tua."Lagi-lagi aku hanya bisa berucap," Ampunkan aku ya Allah kalau selama ini sedikit sekali ketulusan yangkuberikan kepada Ibu. Masih banyak alasan ketika Ibu menginginkansesuatu.

"Betapa sabarnya Ibuku melalui liku-liku kehidupan. Sebagai seorangwanita karier seharusnya banyak alasan yang bisa dilontarkan Ibuku untuk"cuti" dari pekerjaan rumah atau menyerahkan tugas itu kepada pembantu.Tapi tidak! Ibuku seorang yang idealis. Menata keluarga, merawat danmendidik anak-anak adalah hak prerogatif seorang ibu yang takkan bisadilimpahkan kepada siapapun. Pukul 3 dinihari Ibu bangun danmembangunkan kami untuk tahajud. Menunggu subuh Ibu ke dapur menyiapkansarapan sementara aku dan adik-adik sering tertidur lagi...Ah, maafin kami Ibu ... 18 jam sehari sebagai "pekerja" seakan takpernah membuat Ibu lelah.. Sanggupkah aku ya Allah ?" Nak... bangun nak, udah azan subuh .. sarapannya udah Ibu siapindimeja..

"Kali ini aku lompat segera.. kubuka pintu kamar dan kurangkul Ibusehangat mungkin, kuciumi pipinya yang mulai keriput, kutatap matanyalekat-lekat dan kuucapkan," Terimakasih Ibu, aku beruntung sekali memiliki Ibu yang baik hati,ijinkan akumembahagiakan Ibu...".Kulihat binar itu memancarkan kebahagiaan. .. Cintaku ini milikmu,Ibu... Aku masih sangat membutuhkanmu. .. Maafkan aku yang belum bisamenjabarkan arti kebahagiaan buat dirimu..Sahabat.. tidak selamanya kata sayang harus diungkapkan dengan kalimat"aku sayang padamu... ", namun begitu,

Rasulullah menyuruh kita untukmenyampaikanrasa cinta yang kita punya kepada orang yang kita cintai karena Allah.Ayo kita mulai dari orang terdekat yang sangat mencintai kita ... Ibudan ayah walau mereka tak pernah meminta dan mungkin telah tiada.Percayalah.. . kata-kata itu akan membuat mereka sangat berarti danbahagia.Wallaahua'lam

"Ya Allah, cintai Ibuku, beri aku kesempatan untuk bisa membahagiakanIbu...,
dan jika saatnya nanti Ibu Kau panggil, panggillah dalam keadaankhusnul khatimah. Ampunilah segala dosa-dosanya dan sayangilah iasebagaimana ia menyayangi aku selagi aku kecil ""Titip Ibuku ya Allah"

dari email Deazy.

Wednesday, February 28, 2007

Penguat hati juga

Pagi-pagi suami ngeprint CV seseorang, yg usianya hanya beda satu tahun dengan aku. tapi gile publikasinya, luar biasa. apa maksud si suami ngasih cv orang itu?
katanya, udah, baca aja dulu.
Dari 30 lembar cv print itu, hanya decak kagum aja yang muncul.tapi ada kalimat yang dalam aku bisa tangkap dari pernyataan orang itu di portal berita indocommit.com.
penggalannya gini

Kadang kala kita harus menempuh jalan yang tidak ingin kita tempuh. Namun siapa sangka ternyata di ujung jalan itu kita bisa mendapatkan sesuatu yang lebih dari harapan kita semula.

Kalimat ini membuat aku meneteskan air mata. Terus terang, banyak sekali jalan yang sebenernya nggak ingin aku tempuh. Tapi keharusan aku menjalaninya saat ini.
Ya Rob,banyak sekali hal yang ingin aku kerjakan sesuai major penelitianku, tapi apa yang terjadi? Aku harus mengerjakan penelitian-penelitian yang sebenernya enggan aku kerjakan karena memang itu bukan kesukaan penelitianku selama ini yang lebih suka berkutat dengan alam terbuka dan hewan liar yang ada di hutan.

Apa makna nya? aku sendiri juga nggak tahu. Tapi saat letih seperti ini, rasanya ingin lari aja.Tapi mau lari kemana coba? Pilihannya hanya ada dua, yaitu hadapi dan kerjakan. Dua pilihannya sama-sama nggak enak.

makasih ya pa.

Tuesday, February 27, 2007

Tulisan Irwan tentang Jepang

Have you ever walk out from seminar? yes, I did it because seminar was scheduled for more than 4 hours this afternoon in my lab, I can't stop my eyes opened.
Initially, it was hard, you know in japan, the most important thing that you should keep in your mind is relationship. While japanese working in office, unpunctual must be kick up or your forehead would be signed as a 'lazy', and if they finish work, they wouldn't leave office before the others colleague or senior get out. All of this just to keep relationship well.

On the other hand, japanese works like robot, its commonly found many people was sleeping in train or others public transportation because too tired of working all day. Also, student sleeping in class engaging an attention not because depleted energy nor disinclined to study, but its human right, according to japanese teacher.

They wouldn't be late for working or attending class, everything is done without late, no problem you will understand lesson or no either sleep or no. Sleeping has became serious problem to work out. Japan's goverment loss billion yen because of productivity declining revealed to sleeping factor.

Highly stress and pressure has forced many japanese committing suicide. hundreds people committed suicide every year. If you are on the way using train and suddenly stop, it might be suicide case...
anyway, which is better?
1. Never late and then sleep in office/class
2. Late a moment but never sleep in offce/class.

Mama, ade minta ade bayi kayak dek rafa

26 February, 2007

Fira bilang gitu saat bangun tidur.aku bilang, ade mimpi ya punya ade bayi?dia jawab, iya mah. aku tanya adenya perempuan apa laki-laki? dia jawab, adenya kayak de rafa.
dia mau punya ade bayi kayak dek rafa.
hemmmmmmmmm........... ade kangen mau main dengan dek rafa ya?
dia diam saja nggak njawab.

28 Feb ruary, 2007

Mama kok darah-darah sih? kan jadinya ade nggak bakal punya ade bayi kalo mama darah-darah.....
itu kalimat fira saat bangun pagi lagi.tiap pagi ngomongnya kayak orangtua aja.

dewi

Tuhan ada dimana?

Assalammualaikum warahmatullahi wabarakatuh,Dear semua ukti pencinta milis Fahima, apa kabar?.Sudah lama saya tidak bersosialisasi di milis ini. Udah kangen berat.Hari ini saya baca eramuslim.com, dan membaca perihal tersebut di bawah ini.
Semoga bermanfaat buat kita semua.Novi-Sapporo

************ ********* ********* ********* ********* ********* ********* ***
Jika Anak Bertanya Tuhan Ada di Mana?

Selasa, 27 Peb 07 08:07 WIB

Assalamu'alaikum wr. Wb.Begini ustadz, saya adalah seorang guru di TK. Ada anak yang bertanya tentang keberadaan Allah, misalnya dengan pertanyaan: Allah ada di mana? Di mana rumahnya? Wajahnya seperti apa?Nah, mohon penjelasan dari ustadz bagaimana saya harus bisa memberikan jawaban yang pas dan bisa dimengerti oleh mereka?Terima kasih ustadz atas jawabannya.Wassalamu'alaikum wr. Wb.
Sholikah

Jawaban
Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Allah adalah tuhan kita, namun kita tidak mungkin mengenal diri-Nya, kecuali Dia sendiri yang memperkenalkan kita. Termasuk keberadaan diri-Nya, kita tidak pernah tahu dan tidak akan pernah tahu.Memang terkadang kita mendengar ada ungkapan orang seperti Tuhan ada pada diri kita ini, atau tuhan ada di hati.

Bahkan ada juga yang mengatakan bahwa tuhan ada di mana-mana di segala tempat.Tetapi kalau kita mau sedikit kritis, sebenarnya dua ungkapan di atas kurang tepat. Itu hanya gossip tentang tuhan. Gossipnya, tuhan itu konon ada di dalam hati atau ada di mana-mana, tetapi siapa yang bilang? Dan benarkan tuhan mengatakan bahwa dirinya ada di dalam hati manusia? Benarkah tuhan mengatakan bahwa dirinya ada di mana-mana?Jangan-jangan ungkapan itu tidak benar. Kalau tidak benar, berarti salah kan?

Dan tentu sangat fatal sekali akibatnya, sebab kita telah memandang tuhan bukan dengan cara yang benar. Kita menganggat tuhan dengan pandangan yang keliru.Ungkapan bahwa tuhan itu ada di dalam diri kita, sebenarnya datang dari sebuah kepercayaan yang menyimpng. Para peneliti mengatakan bahwa pemikiran itu datang dari kaum wihdatul wujud (kesatuan wujud tuhan dengan manusia).

Paham ini telah dikafirkan oleh para Ulama kita yang dahulu dan sekarang.Dan ungkapan bahwa tuhan ada di mana-mana, juga menyimpang dan merupakan pendapat dari kaum Jahmiyyah (faham yang menghilangkan sifat-sifat Allah) dan Mu'tazilah.Lalu Allah SWT tuhan kita itu ada di mana?Untuk menjawab pertanyaan itu, mudah saj kok. Mari kita bukan kitab suci yang merupakan firman Allah SWT sendiri.

Di dalam Al-Quran Al-Kariem, Allah SWT telah menjelaskan keberadaan dirinya. Jadi kita tidak usah pusing tujuh keliling menjawab pertanyaan adik-adik TK kecil itu. Jawab saja pakai Al-Quran, sebab Al-Quran adalah penjelasan resmi dari Allah SWT sendiri, jadi mana mungkin salah, ya kan?Mari kita buka satu surat di urutan ke-20.

Surat itu adalah surat Thaha. Di sana Allah SWT menyebut diri-Nya dengan salah satu dari sekian banyak nama-Nya, Ar-Rahman, yang artinya Yang Maha Penyayang."Ar-Rahman di atas 'Arsy Ia istiwaa (bersemayam) ." (Thaha: 5)"Sesungguhnya Tuhan kamu itu Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam hari, kemudian ia istiwaa (bersemayam) di atas 'Arsy."(Al-A' raf:54).Jadi ibu bisa memberi jawaban mudah dan singkat kepada si kecil, "Nak, kata Allah, Dia berada di atas Arsy.

"'Arsy adalah mahluk Allah yang paling tinggi berada di atas tujuh langit dan sangat besar sekali sebagaimana diterangkan Ibnu Abbas. Tidak seorang pun dapat mengukur berapa besarnya." Wallahu a'lam bishshawab,

wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Ahmad Sarwat, Lc

Thursday, February 22, 2007

Kerja Dosen dan Umur Pendek

KERJA DOSEN DAN UMUR PENDEK

Oleh : Moch. Faried Cahyono

Apakah bekerja sebagai dosen identik dengan umur pendek? Olok-olokserius itu masih juga terjadi hingga lewat dua minggu sesudah RiswandaImawan, pakar politik UGM, dipanggil Tuhan Yang Maha Kuasa. UGM untukkesekian kalinya, kehilangan dosen terpilih yang meninggal dalam usiarelatif muda. Riswanda Imawan, meninggal dunia pada usia 51 tahun,jauh dibawah umur rata-rata orang Indonesia yang mencapai 67 tahun.Kehilangan dosen dalam usia relatif muda adalah yang kesekian kalinyabagi UGM dalam tahun-tahun terakhir.

Salah seorang anggota MajelisGuru Besar UGM bahkan mencatat selama 4 tahun belakangan ini UGM telahkehilangan 60 orang dosennya. Mayoritas mereka, meninggal dibawah usia60 tahun. Hanya 4 orang yang meninggal dengan usia diatas 60 tahun.Kematian Riswanda, diluar Allah menghendaki, ternyata menimbulkankesimpulan satir. Bahwa bekerja sebagai dosen di UGM di jaman kini,bisa jadi bukan pekerjaan yang sehat.

Irwan Abdullah, Direktur PascaSarjana UGM mengatakan, kematian banyak dosen UGM dibawah usiarata-rata manusia Indonesia bisa jadi karena keharusan bekerja ekstrakeras untuk kebutuhan survive secara ekonomi. Selain itu beban sosialseorang intelektual seperti dosen di Indonesia, di luar pekerjaanpokoknya mengajar, lebih berat dibanding negara maju. Mereka haruspula memenuhi tuntutan sosial masyaraakt, diantaranya, ikut andilmenciptakan masyarakat yang lebih baik Sementara dari gaji, relatiflebih rendah. Persoalan menjadi penting, ketika orang mencobamenghubungkan soal gaji rendah, kerja berat, dengan angka harapanhidup yang rendah.

Begitulah kini, para dosen yang dekat dengan almarhum, mulaimemikirkan cara untuk tidak ・スterlalu serius・ス berpikir soal memperbaikinegara. Dosen harus lebih rajin berolah raga dan menjaga kesehatandengan mengurangi kegiatan mengajar dan proyek yang terlalu banyak.Pekerjaan sebagai dosen itu sendiri sudah dekat dengan stress tinggi.Selain mengajar, harus menulis laporan penelitian, buat jurnal ilmiah,juga kerja-kerja administratif yang dilakukan dalam tenggat waktu danketergesaan. Harap maklum, di UGM, seorang dosen bisa mengajar sampai11 mata kuliah per minggu.Ada alasan mengapa dosen harus mengajar begitu banyak mata kuliah.

Pertama menyangkut kepakaran. Jumlah kelas yang lebih banyak, jugadibukanya banyak program baru pada tahun-tahun terakhir menyebabkandosen harus meluangkan banyak waktu. Kebijakan semester pendek denganmemadatkan kuliah yang lazimnya 3-4 bulan menjadi 1-2 bulan membuatdosen sering tidak punya hari libur. Kadang proses belajar mengajardipadatkan dalam satu minggu terus menerus atau week end asal bisamengejar jumlah jam. Tapi, jika jujur, seperti diakui oleh seorangWakil Dekan di salah satu Fakultas Ilmu Sosial di UGM, dosen-dosenharus mengajar ekstra banyak, karena kalau tidak begitu, tidak akansurvive secara ekonomi.Soal tidak cukupnya gaji untuk hidup sebulan, adalah soal umum diIndonesia. Baik PNS, TNI maupun polisi kini tak cukup lagimengandalkan hidup dari gaji. Persoalan gaji yang belum juga mampudipecahkan oleh pemerintahan Presiden Yudoyono. Kebijakan pencabutansubsidi BBM, rendahnya dana untuk pendidikan dan kesehatan,menjadikan gaji yang tadinya sudah pas-pasan, menjadi benar-benartidak cukup.

Lebih lanjut, Wakil Dekan ini bercerita, gaji seorang dosen sepertidirinya yang sudah mengajar lebih dari 10 tahun, hanya cukup untukhidup 1 minggu. Bagi pensiunan dosen, situasi bisa lebih berat. Salahsatu Dekan Fakultas Eksakta UGM bercerita, bagaimana dia sesungguhnyaselain merasa senang melibat para profesor emeritus tetap mengajar dialamamaternya meskipun sudah pensiun. Tapi, pak Dekan ini prihatinmelihat para profesor sepuh itu kini tidak lagi mengajar sebagai hoby,aktualisasi diri, atau pengembangan ilmu. Tapi memang mereka harustetap mengajar karena uang pensiun sebagai profesor hanya Rp 1 juta-ansaja. Gaji dan pensiun itu biasanya sudah habis untuk bayar listrik,telepon, dan bensin. Sisanya, harus dipenuhi dengan kerja yang lain.

Beratnya tekanan ekonomi itu, bisa ditelusuri karena dua sebab.Pertama karena gaji yang rendah sebagai trend umum pegawai negeri.Kedua, soal pola hidup. Berbeda dengan situasi 10-20 tahun lalu, jamanini adalah jaman yang lebih konsumtif. Jaman ini juga ditandai dengannegara yang lebih pelit dalam mengeluarkan uang bagi rakyatnya. Selainitu, kebersahajaan mungkin barang lama. Ada pula fakta, bahwauniversitas tidaklah ・スsekaya・ス dulu.

Fasilitas rumah dinas misalnya,kini tak diberikan pada dosen-dosen muda. Jika ingin membangun rumah,maka harus pandai-pandai mencari tambahan.Tetapi, apakah perilaku kerja para dosen UGM yang rawan stress, ituadalah sesuatu yang unik dan datang ujug-ujug tanpa sebab musabab?Jawabannya tentu saja tidak. Kecenderungan itu ada di mana-mana. Adabanyak jawaban soal ini, namun secara umum keharusan bekerja lebihberat itu muncul dan semakin nyata, ketika paradigma pendidikanberubah menjadi komoditi dagang. Ide Negara Kesejahteraan memang sudahraib berganti dengan orientasi yang benar-benar pro pasar, sebagaimanakebijakan yang disarankan IMF. Resep umum IMF untuk memperketatanggaran negara dan mencabut subsidi, benar-benar menghantam duniapendidikan dan manusia yang tinggal dan berhubungan dengannya.Ide negara yang harus lebih pro pasar itu mengharuskan pencabutansubsidi pendidikan.

Pendidikan bukanlah bentuk pelayanan publik,tetapi sebuah komoditi yang diperdagangkan. Jadi, negara tidak bolehmemberi subsidi. Dulu, ide ini pun mendapat perlawanaan dari banyakwarga kampus, bahkan kampus-kampus Amerika, Jepang, dan negara-negaraAsia lain. Tapi, perlawanan tak berhasil. Sebagaimana sama dengan diIndonesia, warga Thailand misalnya, kini juga harus menerimapendidikan yang lebih mahal.

Berkurangnya anggaran tidak hanya dialami UGM, tapi jugauniversitas- universitas negeri lainnya. Mereka dipaksa mencari biayasendiri, dan harus kreatif melobi sumber dana. Tantangan berkurangnyadana itu dijawab UGM yang kini menjadi Badan Hukum Milik Negara(BHMN), diantara yang pokok dengan membuka lebih banyak kelas. Bahkanbeberapa program studi yang harusnya diisi oleh lebih sedikitmahasiswa, juga membuka kelas besar.Biaya kuliah pun jadi mahal. Tentu ada kelas ekonomi yang tidakmemasalahkan soal biaya kuliah yang mahal. Misalnya mereka yang takmemasalahkan masuk Fakultas Kedokteran UGM yang jadi mahal.

Di UGMbiaya masuk bagi mahasiswa FK dengan tes murni mencapai Rp 20 jutaan.Orangtua yang bisa memberi sumbangan sebesar Rp 150 juta, hampir pastidijamin bisa menyekolahkan anaknya di FK-UGM, karena anak tersebutberjasa mensubsidi kawan-kawannya yang lebih miskin. Ketika negaratidak menyediakan anggaran, maka tak akan pernah lagi anak PNSrendahan, apalagi anak tukang becak, bisa jadi dokter.Dengan gerak agresif perguruan tinggi negeri seperti UGM, makaPerguruan Tinggi Swasta (PTS) di Yogya juga tidak tinggal diam.Mereka serius bertahan.

Selama bertahun-tahun, mereka sudah melengkapidiri dengan membangun fasilitas gedung-gedung megah, sertamenyekolahkan para dosennya hingga bergelar doktor. Kini beberapa PTSbesar di Yogya bahkan membuka program S-2 dan S-3 sendiri. BagaimanaPTS kecil yang hanya punya program S-1, dan biasanya menerimamahasiswa yang sebelumnya, tidak lolos seleksi UGM atau PTS besar?Mereka dibiarkan mati tanpa pertolongan.Saat ini kekurangan mahasiswa hingga 50 persen adalah kecenderunganumum yang dialami sebagian besar PTS di Yogya. Sudah banyak programstudi PTS tutup. Salah seorang pengelola PTS mengatakan, turunnyamahasiswa adalah kecenderungan umum.

Para orangtua dari luar Yogya,juga dari luar Jawa, kini tidak lagi menjadikan Yogya tujuan kuliahutama. Selain biaya mahal, juga karena sudah ada Perguruan Tinggi dikampung sendiri. Tetapi, UGM yang membuka kelas baru dalam jumlahterlalu banyak, memang merupakan ancaman nyata bagi kematian PTS.Yogyakarta adalah sebuah pripinsi yang dibangun dengan basis industripendidikan. Ciri ekonomi propinsi ini, khas. Ada perguruan tinggi,datang mahasiswa, muncul rumah kos, usaha makanan, hingga belanjamahasiswa dan keluarganya. Dan begitulah ekonomi bergulir.

PolaYogyakarta ini relatif aman dari konflik, karena industri pendidikanyang dibangun menyertakan semua pihak mendapatkan bagian ekonominyamasing-masing. Tapi, globalisasi, dengan menjadikan pendidikan sebagaibarang dagangan murni, akan menyebabkan pola itu akan hancur. DominasiUniversitas Negeri yang berlebih, dalam hal ini UGM bersamaUniversitas Negeri Yogyakarta (Eks IKIP Yogya) dan Universitas IslamNegeri (Eks IAIN) Sunankalijaga yang membuka kelas besar tidak hanyaakan mematikan PTS-PTS. Tetapi juga menyebabkan persebaran ruangekonomi lebih terbatas, dan potensi konflik di masyarakat, akibathilangnya pekerjaan, akan meningkat.Presiden Yudoyono beberapa kali meminta bangsa Indonesia menerimaglobalisasi sebagai fakta. Rakyat Indonesia diminata siap menerimadampak buruk selain pengaruh baiknya.

Persoalan tidak sesederhana itu.Di UGM yang kaya intelektual saja, persoalan kesiapan dalam menghadapiglobalisasi di dunia pendidikan diantisipasi dengan keliru, apalagiketika persoalan gaji pegawai yang tidak cukup untuk hidup layak,tetap merupakan soal yang tidak dijawab negara. Tentu ada kelompokdosen atau Fakultas yang gemuk oleh sumber dana, misalnya FakultasTeknik dan Ekonomi.

Secara personal, ada dosen yang bisa jadi menteri,staf menteri, konsultan, maupun nyambi jadi pengusaha yang hidupsejahtera. Tapi, mereka adalah kelompok minoritas di kampus.Selebihnya adalah pekerja intelektual atau pegawai administrasi yangmengabdikan diri untuk karya intelektual pengajaran. Mereka berharapmendapat gaji yang cukup, agar bisa berkonsentrasi dalam pengembangnyailmu.Penataan manajemen di tingkat internal UGM memang diperlukan, agarkesejahteraan warganya lebih merata.

Tetapi, jika kue yang harusdibagi kecil atau mengecil, maka persoalannya adalah negara. Harus adakemauan kuat dari negara untuk meningkatkan anggaran pendidikan secaraumum, misalnya, dengan mencadangkan sekian persen dana hasil minyakbumi untuk pendidikan. Kesalahan dalam memilih kebijakan di tingkatnegara, dengan membiarkan dunia pendidikan mencari uang sendiri, hanyaakan menciptakan harga pendidikan yang mahal bagi rakyat, sementarakualitas didikan justru tidak lebih baik.

Dan jika dinilai siapa yangpaling bersalah, mohon maaf, pastilah mereka yang sedang ada dikekuasaan.** ***

Tuesday, February 20, 2007

Andalas

Selasa , 20 Februari 2007 12:00:20 WIB

INDONESIA MENERIMA SEEKOR BADAK JANTAN DARI AMERIKA SERIKAT

Indonesia akan menerima kedatangan seekor badak Sumatera (Dicerorhinus sumatrensis) dari Amerika Serikat pada tanggal 20 Pebruari 2007. Badak jantan yang masih remaja berumur 5 tahun ini bernama Andalas. Kedatangan Andalas mendorong pemerintah Indonesia khususnya Suaka Rhino Sumatra (SRS) untuk dapat mengembangbiakkan badak Sumatera dalam sebuah penangkaran (ex-situ).

Andalas yang dalam kondisi sehat dan siap kawin nantinya akan dipasangkan dengan badak Sumatera betina yang masih muda yaitu Rosa dan Ratu yang sudah lebih dahulu menghuni SRS. Kepulangan Andalas ke Indonesia seperti halnya dengan translokasi badak Sumatera betina, Rosa dan Ratu, merupakan salah satu kegiatan yang diprioritaskan dalam Strategi Konservasi Badak Indonesia (SKBI) yang telah direvisi bulan Februari 2005.

Dalam SKBI terdapat butir-butir yang menyebutkan bahwa Prioritas Kegiatan untuk periode tahun 2006-2010 untuk badak Sumatera adalah program pengembangbiakan badak Sumatera di SRS Lampung didorong・dengan mendatangkan 2-3 ekor badak Sumatera dari habitat aslinya dan 1 ekor lagi badak Sumatera dari penangkaran di luar negeri.

Andalas adalah badak Sumatera pertama yang berhasil dilahirkan dari perkawinan di dalam penangkaran (ex-situ). Andalas lahir pada tanggal 13 September 2001 di Cincinnati Zoo, USA, dari pasangan badak Sumatera betina bernama Emi dan badak Sumatera jantan bernama Ipuh. Pada tahun 2003, kedua pasangan badak ini juga menghasilkan keturunan bayi badak Sumatera betina yang kemudian diberi nama Suci.

Kedua pasangan badak ini, Ipuh dan Emi, merupakan badak Sumatera hasil tangkapan dari kawasan Bengkulu sekitar Taman Nasional Kerinci Seblat melalui program penangkapan (capture program) dilaksanakan oleh pemerintah Indonesia melalui Departemen Kehutanan bekerjasama dengan Sumatran Rhino Trust (SRT) periode tahun 1980-1994. Program penangkapan tersebut ditujukan untuk menyelamatkan badak Sumatera yang terdesak (doomed) akibat habitat yang makin menyempit dan perburuan. Ipuh ditangkap tahun 1990 dan pada saat itu berumur kira-kira 20 tahunan, sedangkan Emi ditangkap tahun 1991 dan berumur kurang lebih 8 tahun.

Kedua badak ini dikirim ke Cincinnati Zoo, USA, karena Cincinnati Zoo berhasil melakukan breeding pada spesies badak lain. Upaya penangkaran badak Sumatera dari Indonesia telah berjalan selama 20 tahun. Namun 75% badak Sumatera yang dipelihara di kebun-kebun binatang tersebut mati karena pengelolaan yang kurang tepat selama kurun waktu 1985-1997. Upaya penangkaran badak Sumatera kini hanya ada di Suaka Rhino Sumatera (SRS) di Way Kambas, Lampung. SRS selesai dibangun tahun 1997 dengan luas kawasan sekitar 100 ha yang merupakan habitat alami badak Sumatera. Tahun 1998 SRS sudah dihuni oleh tiga badak Sumatera, yaitu Bina (betina, 15 tahun), Dusun (betina, 17 tahun), dan Torgamba (jantan, 20 tahun).

Namun pada tanggal 7 Februari 2001 Dusun mati karena sakit kronis dan faktor ketuaan (usia). Sejak dibangunnya SRS sampai dengan sekarang, SRS belum berhasil melaksanakan breeding pada Bina. Hal tersebut disebabkan beberapa asumsi seperti usia kedua badak Sumatera, Bina dan Torgamba, sudah sangat tua; hasil pemeriksaan laboratorium juga menunjukkan bahwa sel sperma Torgamba sangat sedikit dan lemah sehingga kemungkinan untuk membuahi juga kecil. Rencananya Andalas yang sehat dan siap kawin akan dipasangkan dengan Badak Sumatera betina muda Rosa dan Ratu yang telah lebih dahulu menghuni SRS.

Rosa adalah badak Sumatera betina berumur kurang lebih 5 tahun yang berasal dari hutan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan. Badak betina ini pertama kali ditemukan pada bulan Mei 2004 kemudian kerap muncul di jalan tembus antara Sukaraja-Pemerihan, Lampung. Pemantauan oleh Rhino Protection Unit (RPU) yang dilakukan selama tahun 2005 menunjukkan bahwa Rosa sering keluar hutan dan berada di kebun masyarakat juga tidak takut didekati oleh manusia. Perilaku badak yang tidak biasa tersebut menimbulkan kekhawatiran bagi semua pihak.

Oleh karena itu dilakukanlah usaha penyelamatan badak Rosa sehingga Rosa berhasil dipindahkan ke SRS pada tanggal 26 Nopember 2005. Ratu, seperti halnya Rosa, adalah badak Sumatera betina berumur kurang lebih 6 tahun berasal dari hutan Taman Nasional Way Kambas. Namun Ratu bukan badak yang jinak. Ratu ditemukan di tengah perkampungan dan lahan pertanian penduduk karena takut kehadiran manusia. Selama kurang lebih 5 jam berlari-larian di tengah perkampungan, lahan pertanian, jalan raya beraspal atau berbatu dalam kondisi cuaca yang panas. Walaupun beberapa kali sempat masuk rawa, kolam di halaman rumah dan sungai-sungai kecil Ratu sempat berlari sejauh kurang lebih 20 kilometer. Ratu akhirnya berhenti berlari karena kehabisan tenaga di pinggir sungai kecil di kecamatan Labuhan Ratu (4 km dari batas kawasan TNWK).

Pada hari itu juga, yaitu tanggal 26 September 2005, Ratu berhasil dipindahkan ke SRS. sumber http://www.dephut.go.id/news.php?id=526

Monday, February 19, 2007

Rambut Keriting

Posted by: "Andini Rizky" ratnamutumanikam@gmail.com ratnamutumanikam
Mon Feb 19, 2007 2:51 am (PST)
Assalamualaikum wr. wb.

Diterjemahkan dari buku yang sama...

Menerima & mencintai anak apa adanya,
dimulai dari menerima & mencintai diri sendiri.

Wassalamualaikum wr. wb.
Andini, Nagano

************ ********* ********* ********* ********* ******
*Keriting*

Aku dan putraku yang berumur 1,5 tahun pergi bertamu ke rumah Sacchan.
Sacchan adalah putri teman baikku, usianya 5 tahun. Ia kelas nol besar Taman
Kanak-kanak.
Ayah Sacchan penata rambut. Rambut Sacchan yang panjang sebahu, dikeriting
sedikit mengombak.

"Rambut Hibiki dikeriting di mana?" kata Sacchan begitu melihat rambut
Hibiki, putraku.
Putraku berambut keriting asli. Rambutnya tumbuh sangat ikal dari
pangkalnya.

"Kalau Hibiki, keriting asli."

"Apa itu keriting asli?"
Sacchan kelihatan heran.

"Sejak lahir rambutnya sudah keriting. Itu namanya keriting asli,"jawabku.

Mendengarnya, Sacchan dengan mata berkilat-kilat, berkata,
"Oh begitu. Berarti rambut Hibiki dikeriting di dalam perut Tante."

Aku terperangah.

Aku juga berambut keriting asli. Aku mulai menyadari rambutku berbeda dengan
orang lain, ketika masih di TK. Aku sering diledeki oleh anak-anak
laki-laki.
Aku benci sekali pada rambutku yang tidak lurus seperti orang lain.
Suatu hari nanti anakku akan merasakan derita yang sama karena rambutnya
keriting.
Berpikir begitu membuat dadaku sesak.

Kata-kata Sacchan yang indah itu meniup pergi kekhawatiranku.
"Dikeriting di dalam perut". Buah pikiran yang unik ya.
Aku menganggap bahwa rambut keriting asli yang berbeda dengan orang lain,
adalah hal yang memalukan. Sekarang aku menyadari, anggapanku itulah yang
sebenarnya memalukan.

"Kamu dikeriting waktu di dalam perut Mama."
Kata-kata yang diajarkan Sacchan, suatu hari nanti akan kusampaikan pada
putraku.###

Atase Kehutanan ke TUAT

Tanggal 19 Feb 2007 atase kehutanan RI untuk Japan ke Kampus TUAT.